Strategi 'Cerdik' Terbongkar? Alasan Mengejutkan Dokter Tifa Tolak Ikuti Jejak Rismon Sianipar yang Dapat SP3

AKURAT BANTEN – Publik dikejutkan dengan keputusan mendadak Rismon Sianipar yang memilih jalur damai lewat Restorative Justice dalam pusaran kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi.
Namun, di tengah langkah "balik badan" tersebut, Dokter Tifa justru muncul dengan pernyataan yang menggetarkan publik.
Ia secara tegas menolak mengikuti jejak Rismon dan mencium adanya strategi terselubung di balik pemberian SP3 tersebut.
Membongkar "Skenario" di Balik SP3
Dokter Tifa menilai bahwa penghentian penyidikan terhadap Rismon Sianipar bukanlah sekadar proses hukum biasa.
Baginya, ada pola yang sengaja dibentuk agar para tersangka lain merasa tergiur untuk mengambil jalan serupa.
"Itu adalah strategi agar seluruh tersangka mengajukan RJ (Restorative Justice), kemudian diberi SP3," ungkap Dokter Tifa dengan nada tajam.
Menurutnya, jika semua pihak meminta maaf, maka substansi kebenaran yang mereka perjuangkan selama ini akan dianggap gugur secara otomatis oleh publik.
Baca Juga: SP3 Rismon Terbit, Dokter Tifa Curiga Ada Skenario Besar di Balik Kasus Ijazah Jokowi
Alasan Menolak Jalur Damai
Berbeda dengan Rismon yang memilih meminta maaf, Dokter Tifa justru memilih untuk tetap berdiri di jalur hukum yang keras.
Ia menegaskan bahwa perjuangannya bukan soal mencari selamat, melainkan soal pembuktian data akademik yang ia yakini.
Saya tidak akan mundur. Jika saya ikut meminta maaf hanya demi SP3, maka saya mengkhianati akal sehat dan data yang saya pegang. Kebenaran tidak bisa ditukar dengan selembar surat penghentian kasus! — Dokter Tifa
Baca Juga: Terbongkar! Alasan Rismon Sianipar Balik Serang Roy Suryo: 'Ijazah Palsu Hanya Glorifikasi Hoaks?'
Serangan Balik: Ragukan Kredibilitas Akademik Rismon
Ketajaman Dokter Tifa semakin memuncak saat ia mempertanyakan posisi Rismon yang disebut-sebut akan menjadi saksi mahkota.
Ia secara frontal meragukan gelar Doctor of Engineering (Dr. Eng) milik Rismon dari Yamaguchi University, Jepang.
"Kalau dia tidak punya gelar Doktor, tidak punya gelar Master, dia tidak punya hak untuk menjadi saksi ahli di pengadilan mana pun!" tegasnya.
Bahkan, Dokter Tifa berencana melakukan investigasi mandiri langsung ke Jepang guna memastikan validitas disertasi Rismon.
Babak Baru: Siapa yang Bertahan?
Langkah Dokter Tifa ini menciptakan garis demarkasi yang jelas.
Jika kubu Rismon Sianipar dan Eggi Sudjana memilih penyelesaian di luar persidangan, Dokter Tifa bersama Roy Suryo tampaknya siap menghadapi konsekuensi hukum demi "panggung" pembuktian di pengadilan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kemenkes Perkuat Deteksi Penyakit Menular di Pintu Masuk Bandara Soekarno-Hatta
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










